CIREBON – Komite Medik Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon, Jawa Barat (Jabar) melayangkan surat keprihatinan dan permohonan penanganan yang lebih baik dan serius kepada Wali Kota dan DPRD Kota Cirebon.
Komite Medik secara terbuka mendesak Wali Kota Cirebon Effendi Edo segera melakukan tindakan tegas atas persoalan tata kelola rumah sakit saat ini.
Hal itu dilakukan Komite Medik RSD Gunung Jati atas dasar keprihatinan kondisi rumah sakit saat ini dengan melayangkan surat ke Walikota Cirebon, Ketua DPRD, dan Dewan Pengawas RSD Gunung Jati Cirebon, pada Jumat (25/9/2026).
Masalah tata kelola RSD Gunung Jati Cirebon menjadi sorotan publik di Cirebon dan Provinsi Jawa Barat, serta telah menjadi konsumsi pemberitaan media nasional.
Sejumlah persoalan, mulai dari stok obat-obatan yang kosong, hingga dugaan potongan gaji melalui daftar kehadiran (absensi) pegawai dan persoalan utang lebih dari Rp100 miliar terkuak ke publik.
Sebelumnya, kondisi tersebut, juga mendapatkan perhatian serius dari akademisi Cirebon Prof Dr Adang Djumhur Salikin.










