Dewan Kebudayaan Kota Cirebon Dorong Cirebon Masuk RPJMN dalam Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI

banner 468x60

“Narasi kebudayaan Nasional kita menemukan relevansinya di kota ini. Terutama soal kemaritiman, keanekaragaman, termasuk keberagamaan. Karenanya, pengembangan Cirebon perlu ditempatkan dalam perspektif strategis nasional,” tandas Fathan.

Ia juga menegaskan bahwa RPJPN 2025-2045 dengan delapan langkah strategisnya, memberi ruang bagus bagi kebudayaan. Hal tersebut perlu diterjemahkan menjadi program konkret yang tertuang dalam RPJMN ke depan.

“Cirebon patut dijadikam pilot project kota budaya masa depan. Pemerintah perlu merumuskan pengembangan “Kota Budaya Cirebon” dalam RPJMN”, lanjut Fathan.

Selain dua hal tersebut, Dewan Kebudayaan Kota Cirebon juga mendorong pembentukan skema perlindungan kawasan budaya dan heritage, penguatan dana abadi kebudayaan untuk daerah, pengadaan museum kota dan taman budaya, serta penguatan diplomasi budaya berbasis kota sejarah.

Perwakilan Komisi X DPR RI sangat mengapresiasi berbagai masukan yang disampaikan dalam forum tersebut.

Aspirasi dari Kota Cirebon dinilai memiliki nilai strategis karena memperlihatkan bagaimana kebudayaan dapat menjadi fondasi pembangunan sekaligus instrumen penguatan identitas bangsa.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60