Dalam forum tersebut, sejumlah pemateri memaparkan berbagai aspek strategis, mulai dari posisi Cirebon Timur pasca penyusunan Desain Strategi Penataan Daerah (Destranada), peluang terbentuknya DOB, hingga prospek pembangunan apabila Kabupaten Cirebon Timur resmi terbentuk.
Suasana diskusi berlangsung dinamis. Peserta dari berbagai unsur tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan menyampaikan pandangan mereka terkait langkah perjuangan pemekaran wilayah.
Memasuki sesi tanya jawab, pembahasan semakin menghangat.
Berbagai pertanyaan mengemuka, mulai dari kesiapan administrasi, dukungan masyarakat, hingga strategi mendorong percepatan pembentukan Cirebon Timur sebagai daerah otonom baru.
Ketua Umum Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM), KH Taufiqurrahman Yasin, mengungkapkan perjuangan pembentukan Cirebon Timur masih terus dikawal melalui berbagai langkah strategis, baik komunikasi dengan pemangku kepentingan maupun pemerintah pusat.
“Kami perlu mengingatkan kepada seluruh warga Cirebon Timur bahwa FCTM sejauh ini masih terus melakukan koordinasi dan mengawal proses pemekaran kepada stakeholder dan pemerintah. Kami juga terus melakukan komunikasi politik dan komunikasi sosial dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat,” ujarnya.










