Pemda Diminta Perhatikan Jalan Perbatasan di Kapetakan-Gegesik, Rusak Parah Sejak 2013

banner 468x60

Selain kerusakan jalan, persoalan minimnya penerangan jalan umum juga menjadi keluhan masyarakat.

Sepanjang jalur lima kilometer tersebut disebut belum memiliki lampu penerangan yang memadai.

Kondisi gelap pada malam hari, menurutnya, kerap menimbulkan rasa khawatir bagi pengguna jalan.

Bahkan, warga mengaku sering mendengar adanya tindak kriminal seperti pembegalan dan gangguan keamanan lainnya.

Tak hanya itu, Ujang juga menyoroti perlunya pelebaran jalan. Saat ini lebar jalan diperkirakan hanya sekitar dua meter sehingga dinilai tidak ideal untuk jalan poros penghubung dua kecamatan.

Ia menilai pelebaran jalan hingga lima meter masih memungkinkan dilakukan, mengingat sebagian badan jalan disebut tertutup rumput dan timbunan tanah akibat kurangnya pemeliharaan.

Menurutnya, koordinasi dengan pihak PSDA Provinsi diperlukan agar rencana tersebut dapat direalisasikan.

“Sebagai anggota dewan, kami mengajak pemerintah agar lebih memperhatikan infrastruktur di wilayah perbatasan,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga Desa Kapetakan, Andi. Ia mengaku masyarakat sudah lama mengeluhkan kondisi jalan yang rusak namun hingga kini belum mendapat perhatian serius.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60