Sempat Tak Dilirik, Kopi Kuningan Kini Tembus Pasar Jepang dan Amerika

banner 468x60

Namun, setelah adanya pendampingan yang dilakukan oleh Bank Indonesia, usaha Perkebunan dan pengolahan kopi ini sudah mulai menunjukkan hasilnya. Nilai jual kopi hasil dari para petani kopi di lereng Gunung Ciremai ini patut untuk diperhitungkan.

Apalagi, saat ini kopi yang berasal dari wilayah lereng Gunung Ciremai ini, sudah mulai diterima oleh para penikmat kopi di dunia. Kopi ini sudah berhasi menembus perdagangan ekspor menuju Jepang, Amerika dan wilayah lainnya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“ Kalau di Indonesia, hamper seluruh provinsi sudah masuk. Untuk ekspor, sudah ke Thailand, Jepang dan Amerika,” kata Robi.

Robi juga menyebutukan, nilai jual kopi yang dihasilkan oleh para petani ini, mencapai angka kisaran Rp170 ribu per kilogram untuk green bean Arabika, sedangkan Robusta berada pada kisaran Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram.

Peluang yang cukup potensial ini, membuat Masyarakat mulai tertarik untuk menjalankan usaha Perkebunan kopi. Oleh karena itu, jumlah petaninya juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Kelompok yang sebelumnya hanya melibatkan sekitar 5-10 petani kini berkembang menjadi sekitar 30 petani.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60