Sempat Tak Dilirik, Kopi Kuningan Kini Tembus Pasar Jepang dan Amerika

banner 468x60

Kuningan : Kopi asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, perlahan kembali menunjukkan tajinya. Sempat kurang dilirik, komoditas kopi Kuningan kini terus berkembang dan mulai menembus pasar internasional, termasuk Jepang dan Amerika Serikat.

Perubahan tersebut tidak lepas dari upaya petani dalam meningkatkan kualitas produksi, penguatan kelembagaan, hingga dukungan Bank Indonesia (BI) dari sektor hulu sampai hilir.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Salah satu penggeraknya adalah Kelompok Tani Pasir Tengah yang dipimpin Robi. Kelompok ini mengelola lahan inti sekitar 16 hektare serta lahan milik petani mitra yang hampir mencapai 25 hektare.

Pengembangan perkebunan yang telah dirintis sejak 2000-an itu kembali diintensifkan sejak 2022. Saat ini, produksi kopi mencapai sekitar 20-25 ton ceri kopi per tahun.

“Yang kita utamakan adalah kualitas, terutama petik merah. Kita ingin kopi yang dihasilkan benar-benar berkualitas sehingga bisa diterima pasar,” kata Robi, Kamis 10 September 2026.

Menurut Robi, awalnya usaha Perkebunan dan pengolahan kopi ini kurang dilirik oleh Masyarakat sekitar. Apalagi, usaha Perkebunan yang sudah berjalan sejak tahun 2000-an itu, masih belum memperlihatkan perkembangan yang signifikan saat itu.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60