Provinsi Pasundan Bagian II

banner 468x60

Identitas sang aktor menjadi problematis: apakah ia hanya memainkan peran, atau perlahan-lahan mulai menjadi sosok yang diperankannya. Gibreel mengalami ketegangan antara manusia dan figur ilahiah, antara aktor dan karakter, antara realitas dan imajinasi. Sampai saat ia mulai mengidentifikasi diri sebagai sosok malaikat. Rushdie menggunakan pengalaman tersebut untuk menunjukkan bahwa identitas dapat berubah ketika seseorang terlalu lama hidup di antara berbagai peran dan dunia simbolik.

Ketegangan berbeda dialami Saladin Chamcha. Ia menolak disebut India. Dengan tinggal di Inggris, bekerja sebagai aktor suara, dan berusaha menjauh dari asal-usul India, Saladin merasa telah menjadi “Inggris” sejati. Namun setelah kecelakaan pesawat dan mengalami perubahan fisik menyerupai iblis, Saladin ditangkap polisi Inggris dan diperlakukan sebagai makhluk asing. Saladin seketika menjadi ironi identitas: seseorang yang telah berusaha sedemikian jauh berasimilasi justru dikembalikan secara paksa kepada posisi sebagai “yang lain”. Identitas yang selama ini ingin dibangun dikhianati tubuhnya sendiri. Sebaliknya, ketika pulang ke Bombay, Saladin telah berubah terlalu jauh untuk sepenuhnya kembali menjadi orang India.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60