Lima Bulan Mengabdi, Dua Relawan STID Al Biruni Dilepas Penuh Haru di Tapanuli Tengah

Iklan bawah post

Tapanuli Tengah : Setelah hampir lima bulan mengabdi di wilayah terdampak bencana, dua relawan Mapalangit Biru STID Al Biruni Cirebon, Salman “Nesting” dan Mudaris “Hendel”, akhirnya menutup misi kemanusiaan mereka di Dusun Hutaraja dengan suasana yang penuh haru dan kehangatan.

Sejak Desember 2025, keduanya tergabung dalam Satuan Tugas Kebencanaan Forum Komunikasi Keluarga Besar Pecinta Alam Bandung Raya (FK-KBPA-BR). Di tengah keterbatasan dan tantangan medan, mereka hadir bukan hanya sebagai relawan, tetapi juga sebagai penguat harapan bagi masyarakat yang sempat terisolasi akibat bencana.

Bacaan Lainnya

Kini, Dusun Hutaraja perlahan bangkit. Dari desa yang dulu sunyi dan terputus, menjadi ruang yang kembali hidup dengan semangat gotong royong dan optimisme. Peran para relawan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan tersebut.

Momen perpisahan digelar pada Jumat malam (25/4) di Desa Sait Kalangan II, Kecamatan Tukka Tapanuli Tengah. Dalam balutan suasana sederhana, kegiatan diawali dengan makan bersama antara relawan dan 43 keluarga penyintas yang selama ini mereka dampingi. Tawa dan cerita mengalir, seakan menolak waktu yang terus berjalan menuju perpisahan.

Iklan dalam post

Pos terkait

Iklan bawah post