Kemenag Dorong KUA Bertransformasi, Penghulu Dituntut Kuasai Bahasa Asing

banner 468x60

CIREBON — Kementerian Agama (Kemenag) terus mendorong transformasi Kantor Urusan Agama (KUA) agar tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pencatatan pernikahan. KUA diarahkan menjadi pusat layanan keagamaan sekaligus ruang edukasi dan penguatan ketahanan keluarga di tengah perubahan sosial masyarakat.

Upaya tersebut mengemuka dalam National Symposium of Penghulu and Ulama (NASUHA) 2026 yang digelar Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama di Pondok Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Rabu (9/9/2026).

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, mengatakan NASUHA 2026 menjadi momentum mempertemukan berbagai unsur, mulai dari penghulu, ulama, penyuluh, akademisi, pesantren hingga pemangku kepentingan untuk merumuskan penguatan layanan KUA dan ketahanan keluarga.

Menurutnya, transformasi KUA tidak cukup hanya dilakukan melalui pembenahan administrasi, tetapi membutuhkan penguatan kapasitas sumber daya manusia, gagasan keilmuan, pengalaman di lapangan serta kolaborasi dengan masyarakat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60